Apple tidak henti-hentinya membuat kabar. Kali ini, sebuah rumor berkaitan dengan Apple TV baru saja muncul ke permukaan. Dikabarkan Apple TV terbaru akan dilengkapi dengan flash memori 8GB, chipset single-core A5, RAM 512MB dan akan dirilis pada tahun 2013.
Apple TV mungkin tidak menarik perhatian banyak orang, namun, produk ini tetap saja layak untuk ditunggu. Selain made in Apple, perangkat berjenis TV ini berbeda dibandingkan dengan TV yang ada saat ini.
Kabar terbaru menyebutkan Apple akan membekali produk buatannya itu dengan berbagai fitur dan fasilitas inovatif. Salah satunya, Apple akan membekali TV-nya itu dengan chipset single-core A5 dan memori 512MB, serta penyimpanan internal sebesar 8GB.
Selain kabar diatas, dilansir Ubergizmo, dikutip CBN, dari laporan CLSA, sebuah lembaga penelitian yang berbasis di Asia, mengutip pernyataan yang bersumber dari Foxconn, mengungkapkan Apple dikabarkan akan meluncurkan perangkat TV terbarunya itu di kisaran tahun 2013.
CLSA menambahkan, Apple juga telah bekerjasama dengan Sharp untuk menghasilkan Apple TV generasi terbaru, yang berbeda dibandingkan dengan TV yang ada saat ini, termasuk perangkat TV berbasiskan Android
Kamis, 29 Maret 2012
Rabu, 28 Maret 2012
Jual Accesories iPad-2
ACCESORIES iPAD - 2 | |||
| NO | ITEM | PICTURE | COLOR |
| 1 | SMART COVER | RED, BLUE, WHITE, GREEN, PINK, GRAY, BLACK | |
| 2 | SMART COVER DB | RED, BLUE, ORANGE, PINK, GRAY, BLACK | |
| 3 | MOSHI CONCERTI | BLACK, GRAY, PURPLE, BROWN | |
| 4 | LOPEZ | RED, PINK, S-PINK, GREEN, BLUE, BLACK, GRAY, WHITE, BROWN, S-BROWN. | |
| 5 | LV | LOGO, CHESS BLACK, CHESS BROWN, COLOR. | |
| 6 | BUTTON | PINK, S-PINK, BROWN, BLACK, GRAY | |
| 7 | ANGRY BIRD | RED, GREEN, BLUE, YELLOW, BLACK | |
| 8 | HELLO KITTY | BIG FACE, SMALL FACE | |
| 9 | RILAKUMA | ||
| 10 | POLKADOT | RED, GREEN, BLUE, ORANGE, BLACK. | |
| 11 | KEYBOARD | KEYBOARD BLUETOOTH FOR iPAD 2 | |
| 12 | JAM TANGAN + iPOD | ||
Yang berminat Hubungi Welly : 081511999164 atau Robby : 082122776890
Selasa, 27 Maret 2012
BlackBerry Blade.
Research In Motion (RIM) hampir pasti meluncurkan OS BlackBerry 10 paling lambat tahun ini. Sebagai permulaan, perusahaan itu akan membagikan 2.000 unit handset berbasis OS paling baru itu ke para developer.
Imbasnya, sejumlah pihak mulai menerka-nerka seperti apa kira-kira handset BlackBerry yang mengadopsi OS 10 nantinya. Rasa penasaran ini pun sampai membuat Pixelcarve, perusahaan desain asal Kanada, untuk membuat konsep desain perangkat yang disebut BlackBerry Blade.
Sesuai namanya, BlackBerry Blade sekilas akan mirip dengan pisau. Ini lantaran desainnya futuristik yang bila slide qwerty dibuka akan terlihat melengkung seperti benda tajam tersebut.
Menurut Pixelcarve, BlackBerry Blade dikonsepkan bakal terbuat dari almunium dengan lapisan akrilik lengkap dengan balutan Gorilla Glass di layarnya yang terlihat sangat besar.
Ya, konsep ini memang dibuat dengan ukuran layar 4,5 inch Amoled dengan resolusi 720p, yang membuat BlacBerry ini akan tampak terlihat kian lega dari seri sebelumnya.
Konsep ini sendiri sejatinya sudah pernah diusung di seri Torch, dimana gabungan antara layar sentuh dan slide papan ketik qwerty disematkan. Tapi dengan telisik seperti pisau, tentu saja Blade akan semakin elegan dan futuristik.
Nah, tentu saja perangkat hebat harus didukung dengan jeroan yang kuat. Terbayang bila Blade ini akan dipasangkan prosesor quad core bertenaga 1,5 Ghz, termasuk fitur-fitur unggulan seperti kamera 12 megapixel dan kamera depan 5 megapixel.
Imbasnya, sejumlah pihak mulai menerka-nerka seperti apa kira-kira handset BlackBerry yang mengadopsi OS 10 nantinya. Rasa penasaran ini pun sampai membuat Pixelcarve, perusahaan desain asal Kanada, untuk membuat konsep desain perangkat yang disebut BlackBerry Blade.
Sesuai namanya, BlackBerry Blade sekilas akan mirip dengan pisau. Ini lantaran desainnya futuristik yang bila slide qwerty dibuka akan terlihat melengkung seperti benda tajam tersebut.
Menurut Pixelcarve, BlackBerry Blade dikonsepkan bakal terbuat dari almunium dengan lapisan akrilik lengkap dengan balutan Gorilla Glass di layarnya yang terlihat sangat besar.
Ya, konsep ini memang dibuat dengan ukuran layar 4,5 inch Amoled dengan resolusi 720p, yang membuat BlacBerry ini akan tampak terlihat kian lega dari seri sebelumnya.
Konsep ini sendiri sejatinya sudah pernah diusung di seri Torch, dimana gabungan antara layar sentuh dan slide papan ketik qwerty disematkan. Tapi dengan telisik seperti pisau, tentu saja Blade akan semakin elegan dan futuristik.
Nah, tentu saja perangkat hebat harus didukung dengan jeroan yang kuat. Terbayang bila Blade ini akan dipasangkan prosesor quad core bertenaga 1,5 Ghz, termasuk fitur-fitur unggulan seperti kamera 12 megapixel dan kamera depan 5 megapixel.
Logitech BCC950
Logitech meluncurkan Logitech BCC950 ConferenceCam. Sesuai dengan namanya, Webcam ini ditujukan untuk digunakan saat sedang rapat.
Logitech BCC950 ConferenceCam dibekali dengan lensa "Wide" yang memiliki sudut penglihatan (viewing angle) bisa mencapai 78x. Bagian kepala lensa bisa berputar ke kanan dan kiri sejauh 180x serta fungsi "tilt" 55x.
Webcam ini juga terintegrasi dengan speaker built-in omni-directional dan microphone dengan kualitas terbaik sehingga suara lebih jernih dan bisa didengar sampai kejauhan 2,4 m.
Di bagian dockingnya juga terdapat beberapa tombol yang sama dengan yang terdapat pada remote.
Logitech BCC950 ConferenceCam juga telah dibekali dengan sebuah remote yang bisa mengontrol posisi webcam ke kanan atau ke kiri dan atas atau ke bawah dan terdapat tombol mute, zoom dan lainnya.
Logitech BCC950 ConferenceCam dibekali dengan lensa "Wide" yang memiliki sudut penglihatan (viewing angle) bisa mencapai 78x. Bagian kepala lensa bisa berputar ke kanan dan kiri sejauh 180x serta fungsi "tilt" 55x.
Webcam ini juga terintegrasi dengan speaker built-in omni-directional dan microphone dengan kualitas terbaik sehingga suara lebih jernih dan bisa didengar sampai kejauhan 2,4 m.
Di bagian dockingnya juga terdapat beberapa tombol yang sama dengan yang terdapat pada remote.
Logitech BCC950 ConferenceCam juga telah dibekali dengan sebuah remote yang bisa mengontrol posisi webcam ke kanan atau ke kiri dan atas atau ke bawah dan terdapat tombol mute, zoom dan lainnya.
Minggu, 25 Maret 2012
Tablet Android pesaing new iPad
New iPad sudah beredar di pasaran, dengan penjualan perdana pada 16 Maret lalu di sejumlah negara. Layar berteknologi Retina beserta konektivitas 4G LTE (Long Term Evolution) menjadi fitur unggulan di tablet tersebut.
Kehadiran generasi terbaru iPad memang disambut antusias. Apple menyatakan tablet PC ini telah terjual menembus 3 juta unit. Namun demikian, kehadiran berbagai macam tablet Android tetap dinilai menjadi ancaman cukup signifikan bagi iPad terbaru.
Ya, saat ini beberapa tablet Android dianggap tidak kalah performanya dibandingkan New iPad sekalipun. Bahkan di beberapa sisi, mungkin beberapa tablet Android lebih unggul jika diadu dengan iPad terbaru.
Berikut beberapa tablet berbasis OS Android tersebut yang pantas diperhitungkan sebagai pesaing tangguh iPad saat ini:
Toshiba Excite LE
Dengan sistem operasi Android 3.2 yang bisa diupgrade ke Android Ice Cream Sandwich, spesifikasi Excite LE cukup impresif. Tablet Toshiba ini memakai prosesor dual core 1,2 GHz OMAP 4430, 1GB RAM, kamera 5 megapixel dan storage 16/32GB. Bodinya super tipis, hanya 7,7 mm dan berat 535 gram saja.
Asus PadFone
Perangkat ini adalah perpaduan tablet dan smartphone. Si tablet punya slot untuk menampung smartphone. Kemudian, tablet akan berfungsi sama seperti smartphone itu. Spesifikasi Padfone terhitung lumayan seperti OS Android 4.0, layar Super Amoled qHD dan prosesor dual core Snapdragon S4.
Samsung Galaxy Note 10.1
Spesifikasi Galaxy Note 10.1 seperti layar resolusi 1280 x 800, prosesor dual core Exynos 1,2 GHz, kamera belakang 3 megapixel, kamera depan 2 megapixel, sistem operasi Android 4.0 atau Ice Cream Sandwich, Wi Fi serta HSPA+. Tablet ini juga mengandalkan stylus S Pen untuk melakukan beragam fungsi menarik seperti mencatat atau menggambar.
Sony Tablet P
Tablet ini unik tampilannnya. Memiliki dua layar masing-masing berukuran 5,5 inch, tablet ini bisa dilipat. Seperti buku, ukurannya cukup mungil dan bisa muat di kantong. Sony P bisa menampilkan dua halaman berbeda di kedua layar saat dipakai membaca e-book. Sony P dipersenjatai prosesor Nvidia Tegra 2, kamera depan dan belakang serta koneksi WiFi dan LTE.
Lenovo IdeaPad S2
Tablet PC andalan Lenovo ini memiliki keyboard dock yang bisa disatukan dengan mulus di bodinya, seperti Asus Transformer. Spesifikasinya pun cukup impresif seperti kamera 5 megapixel, OS Android 4.0 serta prosesor dual core.
Asus Transformer Pad Infinity 700
Tablet ini termasuk Android paling tangguh di pasaran saat ini, dipersenjatai dengan prosesor quad core Nvidia Tegra 3 1,6 GHz. Memori internalnya tersedia dalam dua pilihan, 32/64GB. Masih pula ditambah slot microSD sampai kapasitas 32GB.
LG Optimus Pad LTE
Tablet ini menawarkan layar True HD IPS berukuran 8,9 inch. Dipersenjatai prosesor dual core Qualcomm 1.5GHz, tablet ini memakai Android Honeycomb dan punya kamera mumpuni beresoulsi 8 megapixel.
Rabu, 21 Maret 2012
HP Menggabungan Unit PC dan Printer
Hewlett-Packard (HP) pada hari Rabu mengumumkan bahwa mereka akan menggabungkan unit PC dan Printing Group (IPG) dengan PC Systems Group (PSG), dalam sebuah langkah untuk meningkatkan kinerja dan mendorong pertumbuhan yang menguntungkan bagi perusahaan.
dengan Merger atau penggabungan ini akan merasionalisasikan strategi perusahaan, branding, rantai pasokan dan dukungan pelanggan di seluruh dunia.
"Kombinasi ini akan mempertemukan dua bisnis utama HP telah membentuk kepemimpinan global," kata kepala eksekutif HP petugas Meg Whitman dalam sebuah pernyataan.
"Dengan memberikan yang terbaik dalam inovasi berfokus pada pelanggan dan efisiensi operasional, kami yakin kita akan menciptakan sebuah skenario menang untuk pelanggan, mitra dan pemegang saham," tambahnya.
Namun, beberapa analis skeptis tentang keputusan HP.
Sterne Agee analis Shaw Wu mengatakan kombinasi mungkin tidak membawa penghematan biaya yang jauh dan manfaat strategis lainnya sebagai unit masing-masing memiliki model bisnis yang unik.
"Kami percaya ada ruang untuk memotong biaya, terutama dengan umum dan administrasi dan berpotensi dengan penjualan & pemasaran Namun, kami percaya mungkin ada batasnya karena masih bisa diperdebatkan apakah pelanggan ingin membeli PC dan printer pada saat yang sama.. Lebih sering daripada tidak, pelanggan membeli secara terpisah, "katanya dalam sebuah catatan penelitian yang dikutip dari ZDNet.
"Selain itu, keduanya memiliki siklus produk yang berbeda dimana PC dengan masa pemakaian 1-3 tahun vs printer pada 3-5 tahun dan mungkin lebih lama," kata Wu.
dengan Merger atau penggabungan ini akan merasionalisasikan strategi perusahaan, branding, rantai pasokan dan dukungan pelanggan di seluruh dunia.
"Kombinasi ini akan mempertemukan dua bisnis utama HP telah membentuk kepemimpinan global," kata kepala eksekutif HP petugas Meg Whitman dalam sebuah pernyataan.
"Dengan memberikan yang terbaik dalam inovasi berfokus pada pelanggan dan efisiensi operasional, kami yakin kita akan menciptakan sebuah skenario menang untuk pelanggan, mitra dan pemegang saham," tambahnya.
Namun, beberapa analis skeptis tentang keputusan HP.
Sterne Agee analis Shaw Wu mengatakan kombinasi mungkin tidak membawa penghematan biaya yang jauh dan manfaat strategis lainnya sebagai unit masing-masing memiliki model bisnis yang unik.
"Kami percaya ada ruang untuk memotong biaya, terutama dengan umum dan administrasi dan berpotensi dengan penjualan & pemasaran Namun, kami percaya mungkin ada batasnya karena masih bisa diperdebatkan apakah pelanggan ingin membeli PC dan printer pada saat yang sama.. Lebih sering daripada tidak, pelanggan membeli secara terpisah, "katanya dalam sebuah catatan penelitian yang dikutip dari ZDNet.
"Selain itu, keduanya memiliki siklus produk yang berbeda dimana PC dengan masa pemakaian 1-3 tahun vs printer pada 3-5 tahun dan mungkin lebih lama," kata Wu.
Selasa, 20 Maret 2012
Metode Pembayaran dengan teknologi NFC
Setelah sekian lama menikmati kemudahan transaksi dengan kartu kredit dan debet, kini generasi C bakal menikmati cara transaksi yang lebih nyaman lagi berkat teknologi baru Near Field Communication (NFC). Dengan NFC kita tidak perlu repot membawa dompet dan kartu kredit. Cukup dengan smartphone, sudah bisa melakukan berbagai macam transaksi.
NFC adalah perangkat teknologi komunikasi nirkabel berbasis Radio Frequency Identification (RFID) yang menggunakan induksi medan magnet dan memungkinkan komunikasi antar perangkat elektronik dalam jarak yang dekat.
Teknologi NFC dapat dibenamkan pada chip smartphone, kartu SIM, kartu magnetik atau bahkan ditempel pada lembaran stiker. Dua perangkat NFC yang ditempelkan atau didekatkan dengan jarak kurang dari 20 cm akan saling berkomunikasi atau bertukar data, sehingga dapat dimanfaatkan untuk transaksi atau berbagai kepentingan lainnya.
Cara ini mirip sekali dengan petugas cashier Carrefour yang menghitung belanja dengan menempelkan barang pada alat pembaca.
Saat ini NFC telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, antara lain pembelian tiket transportasi publik, bayar parkir dan tol, bayar pulsa dan konten digital, belanja di toko, booking dan bayar hotel, membuka pintu kamar hotel, dan masih banyak lagi. Jenis transaksi tersebut tentu akan terus berkembang sesuai kepercayaan dan adopsi publik terhadap NFC.
Adopsi NFC Global
Sejak dikembangkan tahun 2008, NFC telah diadopsi secara global terutama di negara-negara maju. Sampai saat ini NFC telah diuji coba dan komersial pada lebih dari 200 proyek di 54 negara.
Di Amerika, Eropa, Rusia dan Australia teknologi ini telah digunakan secara luas. Beberapa negara Timur Tengah juga sudah mencoba teknologi ini, antara lain Iran, Israel, Kuwait, Emirat Arab,dan Arab Saudi. Bahkan masayarkat Afrika pun sudah menikmati NFC, antara lain Kenya dan Afrika Selatan.
Untuk kawasan Asia, NFC dimulai oleh negera maju seperti Hongkong, Jepang, Korea, Taiwan, China, bahkan India dan Sri Langka. Sedangkan kawasan Asia Tenggara dimulai oleh Singapura, Malaysia, Thailand, dan Philipina. Sayang tentunya, Indonesia belum muncul pada laporan internasional sebagai negara pengguna NFC.
Bekerja sama dengan Hotel Clarion Stockholm, TeliaSonera telah melakukan uji coba pemanfaatan NFC sebagai pengganti kunci kamar hotel. VeriFone menyiapkan 15.600 NFC Reader untuk operator taxi terbesar di Singapura.
Bank of Montreal Kanada mengenalkan layanan pembayaran dengan NFC yang menggunakan stiker tertempel di sisi belakang smartphone. Beberapa Bank berskala internasional bahkan sudah melayani penggunaan NFC dengan dukungan PayPal dan Google Wallet.
Bulan April nanti Korea Telecom (KT) dan NTT DoCoMo Jepang berencana meluncurkan roaming NFC di kedua negara. Dengan program roaming tersebut, layanan kupon dan pembayaran dengan NFC yang dimiliki KT akan dapat digunakan di Jepang, dan sebaliknya.
Banyak produsen smatphone telah memasang NFC pada produknya, antara lain. Blackberry (Bold 9790, 9900/9930, Curve 9350/9360/9370, 9380), Samsung (Galaxy Note, S II, S5230 NFC, S5260 NFC, Wave 578, M, Y, ), Google (Nexus S, Galaxy Nexus), Nokia (603, 700, 701, C7, N9), HTC (Incredible, Ruby/Amaze 4G), LG (Optimus LTE, Net, Vu, T530 Ego), Motorolla Droid Razr, dan tentu masih banyak lagi.
Sayang tidak semua merk tersebut masuk Indonesia. Bagi penggemar iPhone, sementara harus kecewa, karena rumor menyebutkan Apple sampai saat ini tidak tertarik memasang NFC.
Adopsi NFC dipastikan akan terus meluas. Pada November 2011 GSMA mengumumkan bahwa 45 operator seluler besar dunia telah berkomitmen untuk adopsi NFC pada SIM-Card mereka. Diprediksi tahun ini NFC memasuki masa transisi, dari 'innovator' menuju 'early adaptor' atau dari 'trial' menuju 'komersial'.
Frost & Sullivan bahkan memperkirakan pertumbuhan pembayaran NFC per tahun berkisar 118 persen, sehingga jumlah pembayaran pada tahun 2015 bakal mencapai € 111.19 miliar. Tahun ini jumlah ponsel NFC lebih dari 70 juta, dan pada tahun 2015 akan tembus 863 juta atau 53 persen dari total ponsel yang ada.
NFC di Indonesia
Indonesia boleh dibilang terlambat mengadopsi teknologi NFC. Sejauh ini Indonesia belum muncul di berbagai laporan internasional sebagai negara pengguna NFC. Maret tahun lalu, VP Channel Management Telkomsel sempat menyatakan ingin segera melakukan uji coba NFC.
Selanjutnya pada September, perangkat NFC milik Telkomsel nampak terpasang di Circle-K Kalapa Gading. Namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi Telkomsel terkait adopsi teknologi tersebut.
Meskipun operator belum menggelar NFC, beberapa pembuat aplikasi lokal sudah siap meramaikan kehadiran teknologi ini. Sebut saja seperti Menoo! Tap Tap dan Smash Mania yang siap mendukung NFC Nokia. InTouch juga telah siap menyediakan aplikasi NFC untuk pengguna Blackberry.
Meskipun relatif terlambat, banyak pihak optimis teknologi NFC bakal mendapat sambutan meriah di Indonesia. Paling tidak ada tiga alasan, jumlah kartu SIM negeri ini telah melebihi populasi penduduk, pengguna internet lebih dari 55 juta, jumlah penggila Blackberry yang luar biasa sementara RIM merupakan produsen yang aktif memasang NFC pada berbagai produknya.
Singapura berencana mengenalkan teknologi NFC pada pameran teknologi Cards & Payments Asia 2012 di Suntec. Acara akan digelar pada 25-27 April 2012 mendatang. Semoga ajang ini bisa membantu percepatan adopsi NFC di Indonesia.
NFC adalah perangkat teknologi komunikasi nirkabel berbasis Radio Frequency Identification (RFID) yang menggunakan induksi medan magnet dan memungkinkan komunikasi antar perangkat elektronik dalam jarak yang dekat.
Teknologi NFC dapat dibenamkan pada chip smartphone, kartu SIM, kartu magnetik atau bahkan ditempel pada lembaran stiker. Dua perangkat NFC yang ditempelkan atau didekatkan dengan jarak kurang dari 20 cm akan saling berkomunikasi atau bertukar data, sehingga dapat dimanfaatkan untuk transaksi atau berbagai kepentingan lainnya.
Cara ini mirip sekali dengan petugas cashier Carrefour yang menghitung belanja dengan menempelkan barang pada alat pembaca.
Saat ini NFC telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, antara lain pembelian tiket transportasi publik, bayar parkir dan tol, bayar pulsa dan konten digital, belanja di toko, booking dan bayar hotel, membuka pintu kamar hotel, dan masih banyak lagi. Jenis transaksi tersebut tentu akan terus berkembang sesuai kepercayaan dan adopsi publik terhadap NFC.
Adopsi NFC Global
Sejak dikembangkan tahun 2008, NFC telah diadopsi secara global terutama di negara-negara maju. Sampai saat ini NFC telah diuji coba dan komersial pada lebih dari 200 proyek di 54 negara.
Di Amerika, Eropa, Rusia dan Australia teknologi ini telah digunakan secara luas. Beberapa negara Timur Tengah juga sudah mencoba teknologi ini, antara lain Iran, Israel, Kuwait, Emirat Arab,dan Arab Saudi. Bahkan masayarkat Afrika pun sudah menikmati NFC, antara lain Kenya dan Afrika Selatan.
Untuk kawasan Asia, NFC dimulai oleh negera maju seperti Hongkong, Jepang, Korea, Taiwan, China, bahkan India dan Sri Langka. Sedangkan kawasan Asia Tenggara dimulai oleh Singapura, Malaysia, Thailand, dan Philipina. Sayang tentunya, Indonesia belum muncul pada laporan internasional sebagai negara pengguna NFC.
Bekerja sama dengan Hotel Clarion Stockholm, TeliaSonera telah melakukan uji coba pemanfaatan NFC sebagai pengganti kunci kamar hotel. VeriFone menyiapkan 15.600 NFC Reader untuk operator taxi terbesar di Singapura.
Bank of Montreal Kanada mengenalkan layanan pembayaran dengan NFC yang menggunakan stiker tertempel di sisi belakang smartphone. Beberapa Bank berskala internasional bahkan sudah melayani penggunaan NFC dengan dukungan PayPal dan Google Wallet.
Bulan April nanti Korea Telecom (KT) dan NTT DoCoMo Jepang berencana meluncurkan roaming NFC di kedua negara. Dengan program roaming tersebut, layanan kupon dan pembayaran dengan NFC yang dimiliki KT akan dapat digunakan di Jepang, dan sebaliknya.
Banyak produsen smatphone telah memasang NFC pada produknya, antara lain. Blackberry (Bold 9790, 9900/9930, Curve 9350/9360/9370, 9380), Samsung (Galaxy Note, S II, S5230 NFC, S5260 NFC, Wave 578, M, Y, ), Google (Nexus S, Galaxy Nexus), Nokia (603, 700, 701, C7, N9), HTC (Incredible, Ruby/Amaze 4G), LG (Optimus LTE, Net, Vu, T530 Ego), Motorolla Droid Razr, dan tentu masih banyak lagi.
Sayang tidak semua merk tersebut masuk Indonesia. Bagi penggemar iPhone, sementara harus kecewa, karena rumor menyebutkan Apple sampai saat ini tidak tertarik memasang NFC.
Adopsi NFC dipastikan akan terus meluas. Pada November 2011 GSMA mengumumkan bahwa 45 operator seluler besar dunia telah berkomitmen untuk adopsi NFC pada SIM-Card mereka. Diprediksi tahun ini NFC memasuki masa transisi, dari 'innovator' menuju 'early adaptor' atau dari 'trial' menuju 'komersial'.
Frost & Sullivan bahkan memperkirakan pertumbuhan pembayaran NFC per tahun berkisar 118 persen, sehingga jumlah pembayaran pada tahun 2015 bakal mencapai € 111.19 miliar. Tahun ini jumlah ponsel NFC lebih dari 70 juta, dan pada tahun 2015 akan tembus 863 juta atau 53 persen dari total ponsel yang ada.
NFC di Indonesia
Indonesia boleh dibilang terlambat mengadopsi teknologi NFC. Sejauh ini Indonesia belum muncul di berbagai laporan internasional sebagai negara pengguna NFC. Maret tahun lalu, VP Channel Management Telkomsel sempat menyatakan ingin segera melakukan uji coba NFC.
Selanjutnya pada September, perangkat NFC milik Telkomsel nampak terpasang di Circle-K Kalapa Gading. Namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi Telkomsel terkait adopsi teknologi tersebut.
Meskipun operator belum menggelar NFC, beberapa pembuat aplikasi lokal sudah siap meramaikan kehadiran teknologi ini. Sebut saja seperti Menoo! Tap Tap dan Smash Mania yang siap mendukung NFC Nokia. InTouch juga telah siap menyediakan aplikasi NFC untuk pengguna Blackberry.
Meskipun relatif terlambat, banyak pihak optimis teknologi NFC bakal mendapat sambutan meriah di Indonesia. Paling tidak ada tiga alasan, jumlah kartu SIM negeri ini telah melebihi populasi penduduk, pengguna internet lebih dari 55 juta, jumlah penggila Blackberry yang luar biasa sementara RIM merupakan produsen yang aktif memasang NFC pada berbagai produknya.
Singapura berencana mengenalkan teknologi NFC pada pameran teknologi Cards & Payments Asia 2012 di Suntec. Acara akan digelar pada 25-27 April 2012 mendatang. Semoga ajang ini bisa membantu percepatan adopsi NFC di Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)























