Rabu, 26 Desember 2012

SpeedUP Pad SLIM

Tablet PC SpeedUP terus mengembangkan teknologi produknya. Meski masih mengusung OS Android 4.0 ICS tak bisa dikesampingkan. Tablet generasi kelima dari SpeedUP ini adalah SpeedUP Pad SLIM dengan layar 7 inci resolusi 800×480 piksel.

SpeedUp Pad SLIM mendapat dukungan penuh dari Telkom Indonesia lewat Speedy. Dukungan itu diberikan lewat bonus akses internet gratis selama 3 bulan serta gratis akses ke useetv.com.

Perangkat ini mempunyai desain yang cukup cantik dengan dimensi 198x122x10.4 mm. Ketipisannya didukung juga oleh bobot yang ringan, hanya 302 gram.

Warna Pearl White yang diusung seakan menegaskan bahwa tablet ini diperuntukkan bagi kaum hawa yang identink dengan gadget putih dan ramping. Kinerja Pad SLIM disokong oleh prosesor dengan kecepatan 1GHz plus RAM 512MB dan memori internal 4GB.

Untuk memaksimalkan berbagai fitur di dalamnya, SpeedUP juga menyediakan beberapa aksesoris tambahan seperti My WiFi dan leather case eksklusif yang dijual terpisah.

Kamera satu-satunya yang dimiliki Pad SLIM berada di atas layar dengan resolusi VGA atau 0.3MP. Namun sayangnya, kamera ini tidak bersifat layaknya cermin sehingga jika Anda berniat merekam objek tulisan, misalnya, maka huruf-hurufnya akan terbaca terbalik.

Minggu, 16 Desember 2012

Samrtphone Sony "Yuga"

Rumor mengenai Galaxy S IV belakangan memang tengah lalu lalang di jagat internet. Hal yang diprediksi mulai dari prosesor hingga teknologi layar yang bakal diusungnya. Namun ternyata bukan Samsung saja yang disebut-sebut sedang mengembangkan smartphone berspesifikasi 'super' tersebut. Sony pun turut dirumorkan tengah mengembangkan smartphone yang berspesifikasi tak kalah garang.

Meski sebelumnya smartphone 'Yuga' besutan Sony dikatakan bakal menjadi penantang Galaxy S III atau iPhone 5. Namun bocoran terbaru mengungkapkan bahwa spesifikasi yang diusungnya lebih pantas bila dihadapkan dengan Galaxy S IV ataupun iPhone 5S.

Terang saja demikian, pasalnya bocoran terbaru menyebut Sony Yuga bakal ditenagai oleh prosesor garapan Samsung yang juga akan disematkan pada Galaxy S IV, yakni Exynos 5 Quad Chipset. Berbeda dengan rumor sebelumnya yang mengatakan bahwa Yuga akan ditenagai oleh prosesor quadcore besutan Qualcomm.

Spesifikasi yang bakal diusungnya memang garang, karena prosesor garapan Samsung tersebut nantinya bakal didukung oleh penggunaan RAM sebesar 3 GB, penggunaan layar berteknologi OLED berukuran 5 inch dengan resolusi 1080 pixel, dan penggunaan kamera dengan resolusi 16 MP.

Sadisnya lagi, ukuran storage yang bakal digunakannya pun tidak tanggung-tanggung yakni 128 GB. Menariknya lagi, dikabarkan Sony juga menyematkan infra-red yang nantinya dapat difungsikan sebagai remote untuk perangkat multimedia. kabar lain menyebut Sony Yuga juga bakal dibalut dengan pelapis anti air.  Spesifikasi yang garang bukan? Kini, tinggal menunggu pembuktiannya saja dari Sony untuk segera merilis ponsel super mereka.

Sumber: detikinet

Juggernaut Smaphore

Sebuah foto muncul di Twitter, menunjukkan sebuah perangkat misterius yang seperti Lumia 810 disulap menjadi seukuran ponsel jumbo Galaxy Note II (jika si pengguna memiliki tangan berukuran normal). Foto tersebut dikirimkan ke MyNokiaBlog oleh sebuah akun Twitter bernama @coolRaffy.

Ponsel tersebut memiliki tulisan property of Nokia not for sale di sebelah kiri, yang artinya ponsel ini mungkin hanya prototipe. Perangkat ini memiliki live tile Family Room yang mensugestikan Windows Phone 8, meskipun logo WP di bawah layar masih logo lama Windows.

Tak lama kemudian foto kedua muncul, menunjukkan layar Pengaturan, mengungkap bahwa ponsel ini menggunakan chipset Snapdragon S4 tipe yang masih baru (8960), namun memiliki layar hanya beresolusi 800x480 piksel (WVGA). Di layar Pengaturan ini juga menyebutkan nama perangkat ini: Juggernaut Smaphore.

Acer Cloud Mobile S500

Acer Cloud Mobile S500 adalah smartphone Android yang ditujukan untuk kalangan menengah atas. Smartphone dengan spesifikasi tertinggi diantara jajaran smartphone terbaru Acer ini dipastikan akan bersaing perangkat sejenis yang sudah beredar sebelumnya, termasuk Samsung Galaxy S III dan LG Optimus L9. Perangkat ini sendiri menggunakan kartu SIM berjenis micro-SIM untuk lebih memaksimalkan koneksi jaringan seluler yang ada dan sesuai dengan namanya, S500 mendukung komputasi awan.

Dari penampilan luarnya, S500 memiliki tampilan yang cukup unik, dimana dibagian atas dan dibagian bawah berbentuk kurva dengan dimensi ukuran yang cukup kompak serta ketebalan yang cukup tipis, sehingga S500 cukup nyaman pada saat pengguna memasukkan ke saku kemeja. Selain itu, bobotnya juga terbilang ringan, hanya sekitar 125 gram, meski material yang digunakan secara keseluruhan terbuat dari aluminium dan logam.

Pada bagian layarnya, S500 dibekali Acer dengan layar sentuh tipe IPS LCD yang mendukung resolusi high definition (HD) 1280 x 720 piksel dengan ukuran layar yang lebar, 4.3 inci. Penggunaan teknologi IPS menghadirkan tampilan layar yang jernih dan cukup tajam. Layarnya yang cukup lebar memberikan rasa nyaman untuk kegiatan menonton maupun browsing internet.

Di sektor multimedia, S500 dibekali kamera ganda, belakang-depan. Dibagian belakang yang merupakan kamera utama, perangkat ini disematkan kamera auto-focus berkapasitas 8MP dengan fitur terkini, seperti continuous Shot to Shot, live zoom, touch focus, HDR, dan LED-flash, serta kemampuan merekam video FullHD. Sementara dibagian depan akan ditemukan kamera memiliki kemampuan merekam videoHD. Selain itu, Acer juga melengkapi S500 dengan kemampuan audio yang berkualitas menggandeng Dolby dengan disematkannya teknologi Dolby Mobile 3.

Pada bagian jeroannya, Acer mempercayakan prosesor buatan Qualcomm yang bersandi Snapdragon MSM8260A berkecepatan 1.5GHz berkapasitas dual-core. Sementara untuk chipset grafisnya, Acer menempatkan Adreno 225. Kedua chipset tersebut diperkuat RAM 1GB dan memori internal 8GB, yang bisa diupgrade hingga 32GB, karena tersedia sebuah slot berjenis microSD. Semua itu untuk mendukung sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich (ICS) dan software interface buatan Acer yang bernama Acer Breeze UI.

Untuk dukungan koneksi lokalnya, perangkat yang berjalan diatas jaringan GSM, memiliki koleksi dukungan koneksi yang cukup lengkap, antara lain GPRS/EDGE, Wi-Fi, Wi-Fi Direct, Wi-Fi hotspot, Bluetooth 4.0, DLNA, NFC, microUSB, dan jack audio 3.5mm, serta dukungan terhadap jaringan kecepatan tinggi (HSPA).

Inilah beberapa fasilitas dan fitur yang ditanamkan Acer di perangkat terbarunya ini, termasuk diantaranya terintegrasi situs jejaring sosial populer (Facebook dan Twitter), Document editor, Google Search, Gmail, multimedia player, Browser HTML5, Flash Player, dan masih banyak lagi. Yang menarik dari semuanya, sesuai dengan namanya, perangkat ini dilengkapi dengan fitur komputasi awan (cloud computing). Dengan fitur ini memungkinkan pengguna melakukan berbagai kegiatan menggunakan ponsel kapan pun dan dimana pun. Pengguna diberikan akun Acer Cloud yang memiliki kapasitas tanpa batas alias unlimited. Teknologi ini menghubungkan konten pribadi pengguna dari CloudPC melalui CloudMobile, sehingga pengguna bisa mengakses data pribadinya yang ada dari berbagai perangkat yang terhubung.

Sementara untuk menjalankan berbagai kegiatan tersebut, Acer membekali S500 dengan baterai berkapasitas 1460mAh, dimana harga yang ditawarkan Acer untuk perangkat terbarunya ini di kisaran 4 jutaan rupiah.

Sebagai kesimpulan, Acer Cloud Mobile S500 bisa menjadi pilihan yang cukup menarik. Dari sisi tampilan luar, perangkat ini tampil dengan desain 'out of the box'. Materialnya yang didominasi aluminium dan logam, membuat kesan solid begitu terasa. Penampang layarnya yang lebar dipadukan dengan teknologi terkini, membuat hasil tampilan layar S500 akan memuaskan para penggunanya.

Sedangkan untuk multimedia dan performance secara keseluruhan, S500 masuk dalam kategori tinggi. Kapasitas kamera, kualitas audio dan prosesornya yang berkualitas tinggi membuat S500 pantas untuk dipilih oleh orang-orang yang membutuhkan smartphone berstandar tinggi. Selain itu, tambahan fasilitas cloud dan penggunaan kartu SIM berjenis micro-SIM memberikan poin plus bagi perangkat yang satu ini.

Dan yang menarik, dibandingkan dengan kompetitor sejenis, harga yang ditawarkan Acer untuk perangkatnya ini lebih murah, meski masih harus dibuktikan ketangguhannya. Namun, yang disayangkan mungkin penggunaan baterainya yang berkapasitas cukup rendah untuk perangkat berstandar tinggi.

Spesifikasi:
Jaringan: GSM 850/900/1800/1900, HSDPA 900/1900/2100;
Dimensi: 127 x 65.8 x 9.9 mm;
Bobot: 122 gram;
Layar: 4.3 inch LCD IPS HD (1280 x 720 piksel) with Capacitive Touchscreen, Accelerometer sensor for auto-rotate, Proximity sensors, Multi-touch input method, Touch sensitive controls;
Kamera: 8MP ( 3264x2448 piksel) with Auto-focus, LED-flash, Geo-tagging, touch focus, HDR, Video recording 1080p;
Secondary Camera: HD
OS: Android 4.0 (ICS) + Acer Breeze UI;
Prosesor: Dual-Core 1.5GHz + Adreno 225 GPU;
Memori: 1GB (RAM) + 8GB (Internal Memory), microSD (Up to 32GB)
Konektivitas: GPRS/EDGE, HSPA, Wi-Fi, Wi-Fi Direct, Wi-Fi hotspot, Bluetooth 4.0, DLNA, NFC, jack audio 3.5mm, dan microUSB;
Fitur Lain: Micro-SIM, CloudMobile cloud service, SNS integration, Dolby Mobile sound enhancement, Digital compass, Radio FM, A-GPS, Image/video editor, Document viewer/editor, Microsoft Exchange, Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration, Voice memo, Multimedia Player, Loudspeaker, Active noise cancellation with dedicated mic, MSN Chat, Email, IM, Browser HTML5, Adobe Flash, Java Games, Predictive text input;
Baterai: Li-Ion 1460 mAh.

Minggu, 09 Desember 2012

Samsung galaxy Muse

Samsung sudah resmi mengumumkan kehadiran dari pemutar musik mini Galaxy Muse, yang dapat dengan mudah disinkronisasi dengan perangkat Galaxy lainnya.

Berkat aplikasi Android baru, Muse Sync, pengguna dari Galaxy S III dan Galaxy Note II bahkan dapat mensinkronisasikan musik mereka tanpa harus repot-repot menyalakan PC/laptop. Untuk menghubungkan Galaxy Muse dengan kedua perangkat tersebut pengguna membutuhkan kabel konektor (USB ke 3.5mm headset jack).

Galaxy Muse adalah perangkat yang kecil dan ringan dengan desain yang bulat, dan akan tersedia dalam 2 buah pilihan warna yaitu pebble blue dan marble white.

Pemutar musik ini akan hadir dengan memori sebesar 4GB dan baterai yang mampu bertahan hingga 6 jam ketika memutar musik.

Muse akan mampu memainkan file MP3, WMA, FLAC, dan OGG, selain itu lagu yang dibeli melalui iTunes Store milik Apple juga dapat diputar jika sudah dikonversi dari formar AAC ke MP3.

Galaxy Muse akan dibandrol dengan harga $50.

Tablet Onda type V927

Sekarang adalah jamannya tablet-tablet maupun smartphone dengan layar beresolusi sangat tinggi. Sebut saja HTC Butterfly, Google Nexus 10 dan Apple New iPad. Semuanya adalah perangkat kelas atas, dengan harga tinggi, kecuali Nexus 10 yang masih agak terjangkau, meski tidak murah juga (400 dolar / Rp. 3,85 juta).

Kini ada opsi lain untuk Anda yang bermata tajam. Pabrikan asal China, Onda, merilis V927, sebuah tablet dengan layar 9,7 inci beresolusi 2048x1536 piksel--persis dengan resolusi dan dimensi layar New iPad. Harganya terbilang terjangkau yakni 240 dolar (Rp. 2,3 juta). Layar retina displaynya sendiri menggunakan tipe IPS kapasitif.

Fitur-fitur lainnya pun cukup impresif, diantaranya: Android 4.1 Jelly Bean (segera di-update ke 4.2), dimensi bodi yang nyaris setipis dan seringan iPad yakni 649 gram, RAM 2GB, storage 16GB dengan slot micro SD, kamera 2MP dan 5MP, serta batere 8000 mAh. Prosesornya quadcore namun hanya berbasis Cortex A7.GPU-nya menggunakan Power VR SGX544MP2.

Tablet ini bukan tablet dengan kemampuan seluler, namun seperti kebanyakan tablet asal negeri China lainnya, Anda bisa mencolokkan modem 3G merk tertentu. Besar kemungkinan tablet ini tidak masuk resmi ke Indonesia, namun tablet-tablet murah meriah dari China, termasuk Onda sendiri, memiliki basis pengguna yang lumayan banyak, jadi mungkin akan ada distributor yang mengimpor tablet dengan layar Retina ini.

Tips memilih tablet Android

 Ingin membeli tablet Android tapi dana terbatas? Jangan khawatir! Saat ini sudah banyak merek yang menawarkan tablet Android murah meriah alias budget tablet. Namun, bukan rahasia umum kalau yang murah itu tidak selamanya meriah. Lalu, bagaimana?

Nah, agar kamu tidak 'beli kucing dalam karung', sebaiknya simak tips berikut sebelum membeli tablet murah meriah:

1. Display
Saat ini banyak tablet generik asal China yang menawarkan fitur capacitive display yang serupa dengan tablet di pasaran pada layarnya. Ingat! Teknologi capacitive itu menjadi pondasi dasar sensitivitas layar ketika disentuh. Jika setiap sentuhan dan sapuan jari direspon dengan lambat, sebaiknya pertimbangkan kembali untuk membeli tablet tersebut.

2. Resolusi Layar
Untuk tablet berukuran 7 inch sebaiknya kamu memilih yang beresolusi 1.024 x 768 untuk tampilan gambar yang lebih jelas. Sementara untuk tablet dengan resolusi 800 x 480 saat ini sudah tidak memadai untuk kenikmatan mata, sekalipun dalam layar smartphone yang lebih kecil.

3. Kekuatan Performa
Jika ada tablet yang menawarkan performa prosesor di bawah 1 GHz, sebaiknya urungkan niat kamu untuk memilikinya. Pasalnya, beberapa aplikasi Android saat ini sudah sangat 'rakus' tenaga. Untuk RAM saja, setidaknya sebuah tablet itu harus memiliki dapur pacu 1GB untuk bisa berjalan di OS Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Jika tidak, performa tablet akan 'terseok-seok' ketika digunakan.

4. Ketersediaan Update
Jika memungkinkan, pastikan tablet yang akan kamu beli memiliki ketersediaan update di masa mendatang. Dengan begitu, kamu tidak akan stuck dengan jenis OS tertentu selama menggunakannya.

5. Konektivitas
Demi memangkas harga jual, banyak tablet di pasaran meniadakan fitur koneksi 3G dan hanya mengandalkan WiFi. Bahkan, vendor sekelas Apple pun memberlakukannya di varian iPad. Hal ini dikembalikan lagi kepada kebutuhan kamu, apakah selamanya ingin bergantung kepada jaringan hotspot sekitar atau leluasa dengan jaringan 3G operator.

6. Purna Jual
Semurah apapun harganya, kamu tentu tidak ingin hal-hal buruk terjadi dengan tablet yang kamu beli di masa mendatang, bukan? Untuk menenangkan hati, sebaiknya pilih tablet yang memiliki jaringan purna jual yang bisa dipertanggungjawabkan. Diteliti pula sejauh mana vendor akan memberikan pergantian terhadap kerusakan tablet yang dibuatnya.

Sumber: detikinet