Walau penjualan ponsel cerdas Samsung lebih unggul dari iPhone, namun Apple tidak akan membuat vendor asal Korea Selatan itu tenang. Keduanya sampai saat ini masih terlibat perseteruan soal paten desain di pengadilan.
Melihat polemik yang terjadi tersebut, menginsipirasi desainer Yejin Jeon untuk menemukan solusi bagi Samsung. Dia membuat sebuah konsep desain mengenai masa depan smartphone Samsung. Yejin menyebutnya sebagai Samsung One.
Samsung One tidak seperti smartphone pada umumnya, karena handset ini dibuat dengan bentuk yang sangat futuristik. Mengapa unik? Sebabnya Samsung One mirip sebuah pulpen. Tidak hanya stylish, tapi juga portabel dan mudah ditaruh.
Samsung One berbentuk pena ini terdapat beberapa fitur seperti kamera di ujung atas dan micro usb di bagian bawahnya. Terdapat juga fungsi mic di sisi dekat tempat penyimpanan.
Dilansir melalui Softpedia, Rabu (15/8/2012), smartphone ini bisa berubah menjadi tablet. Sebab Samsung One dikonsep dengan layar fleksibel, sehingga ketika ditarik layarnya dapat muncul.
Menarik memang bila Samsung dapat mewujudkannya menjadi kenyataan. Sebab, selain bebas tuntutan Apple, juga mampu mengebrak pasar. Bagaimana menurut Anda?
Jumat, 17 Agustus 2012
Minggu, 12 Agustus 2012
Accelero Hybrid 7970
Arctic dikenal sebagai produsen pendingin komputer. Produk-produk dari Arctic ini pun cukup familier di telinga pecinta komputer yang suka melakukan over clocking. Dan yang terbaru adalah Accelero Hybrid 7970. Pendingin ini menggunakan dua sistem pendinginan, yakni memakai udara dan cairan.
Pendingin ini merupakan pendingin hibrid yang memiliki dua bagian perangkat pendingin. Bagian utama dari pendingin ini mampu mendinginkan panas hingga 320 watt. Radiator dari pendingin ini pun bisa ditempelkan pada bagian belakang komputer dan dilengkapi dengan kipas 120 mm.
Bagian kedua pendingin ini berupa sebuah kipas yang bisa ditempatkan pada bagian dalam komputer. Pendingin ini bisa digunakan untuk memberikan sirkulasi udara yang lebih baik ke komponen chip memori dan VRM.
Arctic pun sengaja mendesain pendingin ini dengan berbagai jenis VGA AMD Radeon seperti 7970, 7950, 7870, 7850, 6970, 6950, 6870, 6850, 6790, 5870, 5850 dan 5830.
Pendingin ini merupakan pendingin hibrid yang memiliki dua bagian perangkat pendingin. Bagian utama dari pendingin ini mampu mendinginkan panas hingga 320 watt. Radiator dari pendingin ini pun bisa ditempelkan pada bagian belakang komputer dan dilengkapi dengan kipas 120 mm.
Bagian kedua pendingin ini berupa sebuah kipas yang bisa ditempatkan pada bagian dalam komputer. Pendingin ini bisa digunakan untuk memberikan sirkulasi udara yang lebih baik ke komponen chip memori dan VRM.
Arctic pun sengaja mendesain pendingin ini dengan berbagai jenis VGA AMD Radeon seperti 7970, 7950, 7870, 7850, 6970, 6950, 6870, 6850, 6790, 5870, 5850 dan 5830.
Minggu, 05 Agustus 2012
Huawei Ascend P1
Pada awal tahun ini, Huawei memperkenalkan dua handphone yang dikenal sebagai salah satu handphone tertipis dunia, yakni Huawei Ascend P1. Handphone ini pun hadir dengan ukuran yang sangat tipis, yakni 7.69 milimeter. Dan kini, handphone tersebut sudah bisa diperoleh di pasar tanah air dengan harga Rp.4.299.000.
Handphone ini menggunakan OS Android Ice Cream Sandwich 4.0 sebagai sistem operasinya. Pada bagian prosesor, terdapat prosesor dual core 1.5 GHz.
Terdapat pula RAM sebesar 1GB dan dukungan memori internal sebesar 4GB. Anda pula bisa menggunakan kamera 8MP di bagian belakang yang dilengkapi dengan dual LED flash.
Pada bagian layar, handphone ini tampil dengan layar Super AMOLED berukuran 4.3 inci. Layar tersebut memiliki resolusi 540×960 piksel dan sudah dilengkapi dengan lapisan pelindung Gorilla Glass.
Handphone ini menggunakan OS Android Ice Cream Sandwich 4.0 sebagai sistem operasinya. Pada bagian prosesor, terdapat prosesor dual core 1.5 GHz.
Terdapat pula RAM sebesar 1GB dan dukungan memori internal sebesar 4GB. Anda pula bisa menggunakan kamera 8MP di bagian belakang yang dilengkapi dengan dual LED flash.
Pada bagian layar, handphone ini tampil dengan layar Super AMOLED berukuran 4.3 inci. Layar tersebut memiliki resolusi 540×960 piksel dan sudah dilengkapi dengan lapisan pelindung Gorilla Glass.
RIM perkenalkan Playbook 4G
Produsen smartphone BlackBerry tetap memperkenalkan kehadiran tablet teranyar mereka, BlackBerry PlayBook 4G LTE dengan layar berukuran 7 inci.
Tablet ini diklaim siap digunakan untuk kalangan enterprise atau perusahaan untuk memudahkan pengelolaan dengan BlackBerry Mobile Fusion.
PlayBook 4G ini juga telah dilengkapi dengan aplikasi BlackBerry Balance yang memungkinkan pengguna untuk bekerja sekaligus mengerjakan keperluan pribadi dengan tetap menjaga keamanan informasi bisnis terpisah dengan informasi pribadi.
PlayBook 4G LTE ini tidak melulu serius, tablet ini hadir dengan aplikasi katalog hiburan seperti BlackBerry Video Store yang baru saja diluncurkan yang didalamnya menawarkan ribuan koleksi film dan acara TV.
Tablet besutan RIM ini dilengkapi inbox gabungan yang memudahkan pengguna untuk mengelola email pribadi dan kantor serta pesan dari jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan LinkedIn dalam satu tempat.
RIM mengatakan bahwa tablet PlayBook 4G LTE ini akan menggunakan sistem operasi BlackBerry PlayBook OS 2 dan ditenagai prosesor dual-core dengan kecepatan hingga 1,5GHz dan didukung memori RAM sebesar 1GB.
Seperti yang dilansir dari Tomshardware kemarin (03/08/2012), PlayBook 4G LTE ini juga dilengkapi fitur standar lain seperti 6-axis motion sensing. WiFi, port microHDMI, microUSB, Bluetooth, kamera depan dengan resolusi 3 megapiksel dan kamera belakang dengan resolusi 5 megapiksel. Tablet ini dibekali kapasitas penyimpanan sebesar 32GB.
“4G LTE BlackBerry PlayBook tablet memberikan akses ke jaringan kecepatan tinggi mobile di seluruh dunia (LTE dan HSPA +) dan menawarkan pengalaman akses web cepat yang mendukung fungsi HTML5 dibanding browser tablet lainnya di pasar,” kata RIM.
Sampai saat ini belum ada rilis resmi dari RIM mengenai harga tablet Playbook 4G 7 inci ini.P
Tablet ini diklaim siap digunakan untuk kalangan enterprise atau perusahaan untuk memudahkan pengelolaan dengan BlackBerry Mobile Fusion.
PlayBook 4G ini juga telah dilengkapi dengan aplikasi BlackBerry Balance yang memungkinkan pengguna untuk bekerja sekaligus mengerjakan keperluan pribadi dengan tetap menjaga keamanan informasi bisnis terpisah dengan informasi pribadi.
PlayBook 4G LTE ini tidak melulu serius, tablet ini hadir dengan aplikasi katalog hiburan seperti BlackBerry Video Store yang baru saja diluncurkan yang didalamnya menawarkan ribuan koleksi film dan acara TV.
Tablet besutan RIM ini dilengkapi inbox gabungan yang memudahkan pengguna untuk mengelola email pribadi dan kantor serta pesan dari jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan LinkedIn dalam satu tempat.
RIM mengatakan bahwa tablet PlayBook 4G LTE ini akan menggunakan sistem operasi BlackBerry PlayBook OS 2 dan ditenagai prosesor dual-core dengan kecepatan hingga 1,5GHz dan didukung memori RAM sebesar 1GB.
Seperti yang dilansir dari Tomshardware kemarin (03/08/2012), PlayBook 4G LTE ini juga dilengkapi fitur standar lain seperti 6-axis motion sensing. WiFi, port microHDMI, microUSB, Bluetooth, kamera depan dengan resolusi 3 megapiksel dan kamera belakang dengan resolusi 5 megapiksel. Tablet ini dibekali kapasitas penyimpanan sebesar 32GB.
“4G LTE BlackBerry PlayBook tablet memberikan akses ke jaringan kecepatan tinggi mobile di seluruh dunia (LTE dan HSPA +) dan menawarkan pengalaman akses web cepat yang mendukung fungsi HTML5 dibanding browser tablet lainnya di pasar,” kata RIM.
Sampai saat ini belum ada rilis resmi dari RIM mengenai harga tablet Playbook 4G 7 inci ini.P
Keyboard untuk Ipad
Sebagai pelopor produk nirkabel, Logitech kembali menghadirkan produk tanpa kabel berupa keyboard bagi pemilik iPad. Keyboard bermoto "Gak Kusut Lagi" ini diberi nama Logitech Ultrathin Keyboard Cover.
Ultrathin Keyboard Cover hadir untuk melengkapi dan menyempurnakan fungsi iPad 2 maupun new iPad atau generasi ketiga.
"Produk ini, akan menjadi solusi all in one sebagai keyboard yang memudahkan pengguna, saat mengetik di tablet," jelas Country Manager Logitech Indonesia, Kurniadih Sutanto.
Kurniadih memaparkan data penjualan tablet yang dipublis Gardner 110 juta unit. Apple sendiri, merilis data pejualannya sampai Juni sekitar 17 juta unit. Ini sebut Kurniadih menjadi pertimbangan untuk membuat produk pelengkap bagi produk iPad. Keyboard ini bisa mentransformasi iPad menjadi netbook.
"Produk ini akan memberikan kebebasan bagi penggunanya melakukan aktivitas kreatif. Seperti, mengedit foto, film, atau menulis blog dan novel," sebut Kurniadih.
Keyboard ini bentuknya sangat tipis, hanya 8 milimeter dengan berat 372 gram yang didukung daya tahan baterai lebih lama, enam bulan (360 jam). Setiap ujungnya dilengkapi dengan karet, fungsinya untuk menghindari lecet pada iPad saat direkatkan. Jarak tombol tidak terlalu rapat, cuma 1,5 milimeter, sehingga pengguna leluasa mengetik. Untuk terhubung dengan iPad, dikoneksikan dengan bluetooth.
"Jadi Ultrathin Keyboard Cover ini, akan menjadi pasangan sempurna bagi iPad Anda," sebut Kurniadih.
Pihak reseller Apple juga sangat optimistis dengan Ultrathin Keyboard Cover ini. "Kami sangat optimistis ini akan diterima dengan baik oleh pasar," ujar Budi, salah seorang reseller Apple.
Ultrathin Keyboard Cover hadir untuk melengkapi dan menyempurnakan fungsi iPad 2 maupun new iPad atau generasi ketiga.
"Produk ini, akan menjadi solusi all in one sebagai keyboard yang memudahkan pengguna, saat mengetik di tablet," jelas Country Manager Logitech Indonesia, Kurniadih Sutanto.
Kurniadih memaparkan data penjualan tablet yang dipublis Gardner 110 juta unit. Apple sendiri, merilis data pejualannya sampai Juni sekitar 17 juta unit. Ini sebut Kurniadih menjadi pertimbangan untuk membuat produk pelengkap bagi produk iPad. Keyboard ini bisa mentransformasi iPad menjadi netbook.
"Produk ini akan memberikan kebebasan bagi penggunanya melakukan aktivitas kreatif. Seperti, mengedit foto, film, atau menulis blog dan novel," sebut Kurniadih.
Keyboard ini bentuknya sangat tipis, hanya 8 milimeter dengan berat 372 gram yang didukung daya tahan baterai lebih lama, enam bulan (360 jam). Setiap ujungnya dilengkapi dengan karet, fungsinya untuk menghindari lecet pada iPad saat direkatkan. Jarak tombol tidak terlalu rapat, cuma 1,5 milimeter, sehingga pengguna leluasa mengetik. Untuk terhubung dengan iPad, dikoneksikan dengan bluetooth.
"Jadi Ultrathin Keyboard Cover ini, akan menjadi pasangan sempurna bagi iPad Anda," sebut Kurniadih.
Pihak reseller Apple juga sangat optimistis dengan Ultrathin Keyboard Cover ini. "Kami sangat optimistis ini akan diterima dengan baik oleh pasar," ujar Budi, salah seorang reseller Apple.
Jumat, 03 Agustus 2012
Sony Xperia LTE
Sony Xperia Ion adalah smartphone Android terbaru yang meramaikan pasar ponsel pintar. Perangkat buatan vendor Jepang ini masuk dalam kategori smartphone high-end. Yang menarik, Xperia Ion merupakan smartphone pertama Sony yang dibekali teknologi jaringan LTE. Bila ditilik dari desainnya, Xperia Ion memiliki tampilan tidak berbeda jauh dengan keluarga Xperia lainnya, candy bar layar sentuh penuh (full-touchscreen).
Sementara untuk material casingnya, Sony menggabungkan antara plastik dan metal. Kedua bahan ini mampu memberikan bobot Xperia Ion tidak terlalu berat. Namun, bagi Anda yang mementingkan ketipisan, Xperia Ion bukanlah pilihan. Akan tetapi, secara keseluruhan desain yang dibuat Sony pada Xperia Ion ini terlihat elegan dan menarik (eye-catching).
Ukuran layar Xperia Ion cukup lebar, 4,6 inci. Layarnya ini menggunakan teknologi LED-backlit LCD yang mampu menghasilkan tampilan layar sekelas HD dengan resolusi 1280 x 720 piksel. Sama seperti Xperia high-end lainnya, Ion juga dilengkapi dengan teknologi Sony Mobile Bravia Engine yang mampu memberikan tampilan yang tajam, terang dan cerah dalam situasi dan kondisi apapun. Selain itu, Sony juga melengkapinya dengan fitur anti-gores (scratch-resistant).
Nah mungkin fasilitas yang satu ini bisa membuat Anda melirik Ion, terutama yang hobi memotret menggunakan ponsel. Yups, salah satu jualan Xperia Ion adalah kameranya. Tidak tanggung-tanggung, Sony membekali Ion dengan kamera berkapasitas 12 megapiksel berbasis Exmor R yang bisa pengguna temukan di bagian belakang. Kamera 12MP-nya ini diperkuat pula dengan teknologi dan fitur kamera terkini. Salah satunya adalah Fast Capture. Fitur yang satu ini untuk mengambil gambar secara cepat.
Selain itu, kamera Ion ini juga mendukung pengambilan video high definition (HD) 1080p@30fps. Tersedia pula kamera dibagian depan dengan kapasitas 1.3MP yang juga mampu mengambil video HD720p. Sayangnya, Sony hanya membekali Xperia ion dengan Android 2.3 (Gingerbread), meski Sony berjanji akan mengupgradenya ke Android versi Ice Cream Sandwich dalam waktu dekat ini.
Sedangkan untuk menunjang platform Android tersebut, termasuk dibagian interface-nya,Sony menambahkan perangkat lunak manajemen buatan mereka sendiri yang bernama Timescape UI. Dan untuk itu, Sony membekali Ion dengan prosesor dual-core berkecepatan 1.5 GHz yang ditunjang kartu grafis Adreno 220, RAM 1 GB, dan memori internal sebesar 16GB. Bila kapasitas penyimpanan yang ada belum mencukupi, pengguna bisa menambahkan menggunakan memori eksternal via slot microSD tersedia yang mampu menampung hingga 32GB.
Pada bagian dukungan jaringan koneksinya, sebagai perangkat kelas atas, Xperia Ion punya semuanya, bahkan Xperia Ion mendukung jaringan koneksi Long Term Evolution (LTE) atau 4G. Selain LTE, Ion dilengkapi pula dengan koneksi jaringan lokal, antara lain Bluetooth, WiFi, HSPA, DLNA, dan NFC, serta HDMI output dan 3.5mm headphone jack. Ada pula fitur yang disebut dengan, BRAVIA Sync, untuk dengan cepat dan mudah menyalurkan konten ke layar.
Xperia Ion juga dilengkapi dengan PlayStation Certified, dimana para penggunanya dapat bermain game berkualitas tinggi di smartphone ini. Dan tentu saja, berbagai perangkat lunak dan fitur tersedia bagi para penggunanya, termasuk multimedia player, Document editor, Image Viewer, dan masih banyak lagi.
Untuk menghidupi Ion, Sony memperkuatnya dengan baterai berkapasitas 1900 mAh. Baterai kapasitas ini mampu bertahan hingga 400 jam pada mode standby dan bertahan hingga 10 jam bila digunakan untuk bicara secara terus-menerus.
Kesimpulannya, Xperia ion memiliki berbagai kemampuan dan fungsi yang cukup beragam, terutama multimedia. Desainnya memberikan kesan elegan dan cukup menarik mata, meski tidaklah istimewa, mungkin karena sudah pernah diterapkan pada keluarga Xperia sebelumnya. Kualitas tampilan layarnya merupakan nilai lebih perangkat ini. Tampilannya kaya warna, tajam, dan terang meski dalam situasi dan kondisi yang tidak bagus untuk layar.
Sementara untuk kinerja, keberadaan prosesor dual-core menjadi jaminan bahwa perangkat ini memang memiliki kinerja dan kecepatan yang mumpuni, termasuk pada saat kegiatan multitasking atau pada saat browsing internet. Selain itu, dukungan koneksi jaringan LTE bisa menjadi nilai tambah, meski kemungkinan akan sedikit percuma di Indonesia. Namun, yang menjadi pertanyaan banyak orang, kenapa Sony tidak melengkapi perangkatnya ini dengan Android terbaru.
Spesifikasi:
Jaringan: GSM 850/900/1800/1900, HSDPA 900/2100/850/1900;
Dimensi: 133 x 68 x 10.8 mm;
Bobot: 144 gram;
Layar: 4.6 inci (1280 x 720 piksel) LED-backlit LCD Capacitive Touchscreen, Multitouch up to 10 fingers, Scratch-resistant glass, Sony Mobile BRAVIA Engine;
Prosesor: Dual-core 1.5GHz Qualcomm MSM8260 Snapdragon, Adreno 220 GPU;
OS: Android 2.3 Gingerbread + Timescape UI;
Kamera: 12MP (4000 x 3000 piksel), Autofocus, LED Flash, Geo-tagging, Face Detection, image stabilization, 3D sweep panorama, Video Recording 1080p@30fps (continuous autofocus, video light, video stabilizer);
Kamera Secondary: 1.3MP, 720@30fps;
Memori: 1 GB (RAM) + 16GB (Internal), slot microSD (up to 32GB);
Konektivitas: LTE, GPRS/EDGE, WiFI, HSDPA 21.1 Mbps, HSUPA 5.8 Mbps, Bluetooth, WiFi Direct, port microUSB v2.0, DLNA, HDMI, NFC, dan Audiojack 3.5mm;
Fitur Lain: PlayStation Certified, Active noise cancellation with dedicated mic, Accelerometer sensor for UI auto-rotate, Proximity sensor, Gyro sensor, A-GPS with GLONASS, Digital compass, TV launcher, Multimedia Player App, Organizer, Image/video editor, Document editor (Word, Excel, PowerPoint, PDF), Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration, Adobe Flash 10.1 support, Voice memo/dial/commands, Predictive text input, Browser HTML5, Radio FM with RDS, Social networking integration, TrackID music recognition, Java via Java MIDP emulator, Google Play;
Baterai: Li-Ion 1900mAh.
Sementara untuk material casingnya, Sony menggabungkan antara plastik dan metal. Kedua bahan ini mampu memberikan bobot Xperia Ion tidak terlalu berat. Namun, bagi Anda yang mementingkan ketipisan, Xperia Ion bukanlah pilihan. Akan tetapi, secara keseluruhan desain yang dibuat Sony pada Xperia Ion ini terlihat elegan dan menarik (eye-catching).
Ukuran layar Xperia Ion cukup lebar, 4,6 inci. Layarnya ini menggunakan teknologi LED-backlit LCD yang mampu menghasilkan tampilan layar sekelas HD dengan resolusi 1280 x 720 piksel. Sama seperti Xperia high-end lainnya, Ion juga dilengkapi dengan teknologi Sony Mobile Bravia Engine yang mampu memberikan tampilan yang tajam, terang dan cerah dalam situasi dan kondisi apapun. Selain itu, Sony juga melengkapinya dengan fitur anti-gores (scratch-resistant).
Nah mungkin fasilitas yang satu ini bisa membuat Anda melirik Ion, terutama yang hobi memotret menggunakan ponsel. Yups, salah satu jualan Xperia Ion adalah kameranya. Tidak tanggung-tanggung, Sony membekali Ion dengan kamera berkapasitas 12 megapiksel berbasis Exmor R yang bisa pengguna temukan di bagian belakang. Kamera 12MP-nya ini diperkuat pula dengan teknologi dan fitur kamera terkini. Salah satunya adalah Fast Capture. Fitur yang satu ini untuk mengambil gambar secara cepat.
Selain itu, kamera Ion ini juga mendukung pengambilan video high definition (HD) 1080p@30fps. Tersedia pula kamera dibagian depan dengan kapasitas 1.3MP yang juga mampu mengambil video HD720p. Sayangnya, Sony hanya membekali Xperia ion dengan Android 2.3 (Gingerbread), meski Sony berjanji akan mengupgradenya ke Android versi Ice Cream Sandwich dalam waktu dekat ini.
Sedangkan untuk menunjang platform Android tersebut, termasuk dibagian interface-nya,Sony menambahkan perangkat lunak manajemen buatan mereka sendiri yang bernama Timescape UI. Dan untuk itu, Sony membekali Ion dengan prosesor dual-core berkecepatan 1.5 GHz yang ditunjang kartu grafis Adreno 220, RAM 1 GB, dan memori internal sebesar 16GB. Bila kapasitas penyimpanan yang ada belum mencukupi, pengguna bisa menambahkan menggunakan memori eksternal via slot microSD tersedia yang mampu menampung hingga 32GB.
Pada bagian dukungan jaringan koneksinya, sebagai perangkat kelas atas, Xperia Ion punya semuanya, bahkan Xperia Ion mendukung jaringan koneksi Long Term Evolution (LTE) atau 4G. Selain LTE, Ion dilengkapi pula dengan koneksi jaringan lokal, antara lain Bluetooth, WiFi, HSPA, DLNA, dan NFC, serta HDMI output dan 3.5mm headphone jack. Ada pula fitur yang disebut dengan, BRAVIA Sync, untuk dengan cepat dan mudah menyalurkan konten ke layar.
Xperia Ion juga dilengkapi dengan PlayStation Certified, dimana para penggunanya dapat bermain game berkualitas tinggi di smartphone ini. Dan tentu saja, berbagai perangkat lunak dan fitur tersedia bagi para penggunanya, termasuk multimedia player, Document editor, Image Viewer, dan masih banyak lagi.
Untuk menghidupi Ion, Sony memperkuatnya dengan baterai berkapasitas 1900 mAh. Baterai kapasitas ini mampu bertahan hingga 400 jam pada mode standby dan bertahan hingga 10 jam bila digunakan untuk bicara secara terus-menerus.
Kesimpulannya, Xperia ion memiliki berbagai kemampuan dan fungsi yang cukup beragam, terutama multimedia. Desainnya memberikan kesan elegan dan cukup menarik mata, meski tidaklah istimewa, mungkin karena sudah pernah diterapkan pada keluarga Xperia sebelumnya. Kualitas tampilan layarnya merupakan nilai lebih perangkat ini. Tampilannya kaya warna, tajam, dan terang meski dalam situasi dan kondisi yang tidak bagus untuk layar.
Sementara untuk kinerja, keberadaan prosesor dual-core menjadi jaminan bahwa perangkat ini memang memiliki kinerja dan kecepatan yang mumpuni, termasuk pada saat kegiatan multitasking atau pada saat browsing internet. Selain itu, dukungan koneksi jaringan LTE bisa menjadi nilai tambah, meski kemungkinan akan sedikit percuma di Indonesia. Namun, yang menjadi pertanyaan banyak orang, kenapa Sony tidak melengkapi perangkatnya ini dengan Android terbaru.
Spesifikasi:
Jaringan: GSM 850/900/1800/1900, HSDPA 900/2100/850/1900;
Dimensi: 133 x 68 x 10.8 mm;
Bobot: 144 gram;
Layar: 4.6 inci (1280 x 720 piksel) LED-backlit LCD Capacitive Touchscreen, Multitouch up to 10 fingers, Scratch-resistant glass, Sony Mobile BRAVIA Engine;
Prosesor: Dual-core 1.5GHz Qualcomm MSM8260 Snapdragon, Adreno 220 GPU;
OS: Android 2.3 Gingerbread + Timescape UI;
Kamera: 12MP (4000 x 3000 piksel), Autofocus, LED Flash, Geo-tagging, Face Detection, image stabilization, 3D sweep panorama, Video Recording 1080p@30fps (continuous autofocus, video light, video stabilizer);
Kamera Secondary: 1.3MP, 720@30fps;
Memori: 1 GB (RAM) + 16GB (Internal), slot microSD (up to 32GB);
Konektivitas: LTE, GPRS/EDGE, WiFI, HSDPA 21.1 Mbps, HSUPA 5.8 Mbps, Bluetooth, WiFi Direct, port microUSB v2.0, DLNA, HDMI, NFC, dan Audiojack 3.5mm;
Fitur Lain: PlayStation Certified, Active noise cancellation with dedicated mic, Accelerometer sensor for UI auto-rotate, Proximity sensor, Gyro sensor, A-GPS with GLONASS, Digital compass, TV launcher, Multimedia Player App, Organizer, Image/video editor, Document editor (Word, Excel, PowerPoint, PDF), Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration, Adobe Flash 10.1 support, Voice memo/dial/commands, Predictive text input, Browser HTML5, Radio FM with RDS, Social networking integration, TrackID music recognition, Java via Java MIDP emulator, Google Play;
Baterai: Li-Ion 1900mAh.
Kamis, 02 Agustus 2012
Apple patentkan Smart Cover
Apple telah mengajukan permohonan paten terhadap Cover smart iPad dengan layar sekunder yang dirancang untuk meningkatkan fungsionalitas dari komputer tablet. "Sebuah perangkat tablet dengan penutup fleksibel dilengkapi teknologi layar tipis fleksibel dapat diintegrasikan ke dalam penutup fleksibel tanpa mempengaruhi faktor bentuk keseluruhan dari penutup atau perangkat tablet.. Menambahkan layar terintegrasi ke penutup fleksibel sangat meningkatkan fungsi secara keseluruhan dari perangkat tablet, "kata Apple dalam permohonan paten yang dikeluarkan oleh US Patent dan Trademark Office.
Menurut laporan tersebut, setidaknya satu bagian flap fleksibel Penutup smart masa depan akan mengambil data dari konektor pada sisi informasi visual iPad dan sekarang.
Layar tertanam dapat digunakan untuk menampilkan beberapa ikon tambahan, beroperasi sebagai kontrol antarmuka media terpisah atau pemberitahuan layar, kata Apple dalam laporannya.
Sementara itu, baterai dapat dimasukkan dalam cover cerdas untuk mengurangi pengisian baterai, dan baterai ini bisa mengambil banyak bentuk, seperti panel surya dan antena radio energi frekuensi.
Menyerupai Permukaan baru penutup Microsoft tablet yang memiliki keyboard, bagian flap fleksibel Apple di masa depan juga termasuk keyboard atau berfungsi sebagai touch pad yang terpisah untuk membawa tablet lebih dekat ke komputer laptop konvensional.
Beberapa analis mencatat bahwa paten seperti Penutup Smart baru dapat menawarkan sekilas ke ide mewah Apple untuk produk-produknya di masa mendatang, meskipun mereka tidak selalu mengarah pada produk akhir.
Menurut laporan tersebut, setidaknya satu bagian flap fleksibel Penutup smart masa depan akan mengambil data dari konektor pada sisi informasi visual iPad dan sekarang.
Layar tertanam dapat digunakan untuk menampilkan beberapa ikon tambahan, beroperasi sebagai kontrol antarmuka media terpisah atau pemberitahuan layar, kata Apple dalam laporannya.
Sementara itu, baterai dapat dimasukkan dalam cover cerdas untuk mengurangi pengisian baterai, dan baterai ini bisa mengambil banyak bentuk, seperti panel surya dan antena radio energi frekuensi.
Menyerupai Permukaan baru penutup Microsoft tablet yang memiliki keyboard, bagian flap fleksibel Apple di masa depan juga termasuk keyboard atau berfungsi sebagai touch pad yang terpisah untuk membawa tablet lebih dekat ke komputer laptop konvensional.
Beberapa analis mencatat bahwa paten seperti Penutup Smart baru dapat menawarkan sekilas ke ide mewah Apple untuk produk-produknya di masa mendatang, meskipun mereka tidak selalu mengarah pada produk akhir.
Langganan:
Postingan (Atom)






